<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Liputan 6 SCTV Memihak Siapa?</title>
	<atom:link href="http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/</link>
	<description>mengangkat fenomena</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 08:04:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Wahyu Anggodo</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-954</link>
		<dc:creator>Wahyu Anggodo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 02:52:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-954</guid>
		<description>Wah susah yah kalo selama kita kerja kita punya agenda pribadi sendiri, tanpa mensinergikannya dengan pihak share holder.  Menurut saya sih selama kita masih makan gaji dari orang, kita harus bisa memposisikan diri kita sendiri selama ada hal2 yang bisa di tolerir dan di musyawarahkan harusnya di lakukan dengan kepala dingin, dan selama kita merasa punya value di luar sana yah monggo saja cari alternative di tempat lain, Gitu aja kok susah sih (kalo kata Gus Dur).  Intinya kalo kita ingin punya mimpi sendiri yah bangunlah kerajaan sendiri, selama kita masih bekerja dengan orang lain kita harus konsistent terhadap visi misi perusahaan apalagi kita sudah berada di level strategis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah susah yah kalo selama kita kerja kita punya agenda pribadi sendiri, tanpa mensinergikannya dengan pihak share holder.  Menurut saya sih selama kita masih makan gaji dari orang, kita harus bisa memposisikan diri kita sendiri selama ada hal2 yang bisa di tolerir dan di musyawarahkan harusnya di lakukan dengan kepala dingin, dan selama kita merasa punya value di luar sana yah monggo saja cari alternative di tempat lain, Gitu aja kok susah sih (kalo kata Gus Dur).  Intinya kalo kita ingin punya mimpi sendiri yah bangunlah kerajaan sendiri, selama kita masih bekerja dengan orang lain kita harus konsistent terhadap visi misi perusahaan apalagi kita sudah berada di level strategis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Andreko</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-921</link>
		<dc:creator>Andreko</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 16:31:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-921</guid>
		<description>Saya setuju dgn ulasan diatas, contoh lain ketidak netralan Liputan6 adalah ketika pasca serangan 11 september, Liputan6 ikut2an mendiskreditkan gerakan Islam dengan berita dan cara penyiar mewawancara, begitu jug ketika konflik ambon dan bermunculannya banyak partai Islam. Saya rasa jurnalisme harus tetap netral dan berdiri diatas keyakinan apapun. Thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju dgn ulasan diatas, contoh lain ketidak netralan Liputan6 adalah ketika pasca serangan 11 september, Liputan6 ikut2an mendiskreditkan gerakan Islam dengan berita dan cara penyiar mewawancara, begitu jug ketika konflik ambon dan bermunculannya banyak partai Islam. Saya rasa jurnalisme harus tetap netral dan berdiri diatas keyakinan apapun. Thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bang jhon</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-894</link>
		<dc:creator>bang jhon</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 15:24:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-894</guid>
		<description>kalau menurut saya, liputan 6 masa sekarang ini sudah kehilangna roh nya. Sepeninggal duet KArni ILyas-Don Bosco (Pemred&amp;Wapemred). Liputan 6 seperti kehilangan kuku. Sepeninggal duet ini hengkang, dimana Karni di ANTV kemudian ke TVone dan Don Bosco di Metro TV, banyak sekali awak liputan 6 yang juga hengkang. Sisa yang ada di sana hanya sdm2 yang kurang bagus. Liputan 6 saat ini bukan lagi menjadi trendsetter pemberitaan. Ia sudah tergerus. Liputan 6 seloah tidak siap, ketika banyak TV baru datang, dan mereka punya kekuatan yang baik. Liputan 6 tidak mampu mempertahankan karakternya. Ia kini tenggelam. Aktual, TAjam, dan Terpercaya yang dulu diusung nampaknya kini hanya menjadi bagian sejarah pertelevisian di Indonesia. Kasihan sekali kalau keadaannya sudah seperti ini. Liputan 6 yang dulu garang, kini hanya bisa menjadi pemain berita &quot;kelas teri&quot;. Akurasi berita kurang, ketajaman analisis juga demikian, sehingga membuat orang tidak percaya untuk menonton liputan 6. Mau kalau terus begini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau menurut saya, liputan 6 masa sekarang ini sudah kehilangna roh nya. Sepeninggal duet KArni ILyas-Don Bosco (Pemred&amp;Wapemred). Liputan 6 seperti kehilangan kuku. Sepeninggal duet ini hengkang, dimana Karni di ANTV kemudian ke TVone dan Don Bosco di Metro TV, banyak sekali awak liputan 6 yang juga hengkang. Sisa yang ada di sana hanya sdm2 yang kurang bagus. Liputan 6 saat ini bukan lagi menjadi trendsetter pemberitaan. Ia sudah tergerus. Liputan 6 seloah tidak siap, ketika banyak TV baru datang, dan mereka punya kekuatan yang baik. Liputan 6 tidak mampu mempertahankan karakternya. Ia kini tenggelam. Aktual, TAjam, dan Terpercaya yang dulu diusung nampaknya kini hanya menjadi bagian sejarah pertelevisian di Indonesia. Kasihan sekali kalau keadaannya sudah seperti ini. Liputan 6 yang dulu garang, kini hanya bisa menjadi pemain berita &#8220;kelas teri&#8221;. Akurasi berita kurang, ketajaman analisis juga demikian, sehingga membuat orang tidak percaya untuk menonton liputan 6. Mau kalau terus begini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sriyani</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-808</link>
		<dc:creator>sriyani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 08:40:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-808</guid>
		<description>saya pun anggota atau mitra di ekomit dan saya rugi puluhan juta rupiah,tapi jelas itu rugi dalam berdagang dan uang nya pun tidak masuk ke ekomit melain kan ke uplain saya atau ke orang yg mengajak saya,lantas kapan direktur ekomit menerima uang nya? dimana letak keadilan ??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pun anggota atau mitra di ekomit dan saya rugi puluhan juta rupiah,tapi jelas itu rugi dalam berdagang dan uang nya pun tidak masuk ke ekomit melain kan ke uplain saya atau ke orang yg mengajak saya,lantas kapan direktur ekomit menerima uang nya? dimana letak keadilan ??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sriyani</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-807</link>
		<dc:creator>sriyani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 08:35:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-807</guid>
		<description>mengapa berita SCTV yg katanya tajam dan terpercaya malah banyak menimpang dari kebenaran (seperti berita ekomit di Tasikmalaya) hampir semua rekayasa dan menyimpang?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengapa berita SCTV yg katanya tajam dan terpercaya malah banyak menimpang dari kebenaran (seperti berita ekomit di Tasikmalaya) hampir semua rekayasa dan menyimpang?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: eko</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-773</link>
		<dc:creator>eko</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 02:24:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-773</guid>
		<description>Pa Iskandar sepertinya prihatin sekali dengan demokrasi! Nampak dari ulasannya yang dipaparkan pa Iskandar tentang FPI. Mestinya juga pak Iskandar belajar Filsafat! dan memahami teologi yang dianut oleh orang lain!
Bagi sebagian orang demokrasi tidak memiliki nilai legitimasi teologisnya! Signifikansinya hanya untuk kepentingan kelompok! seringkali bertabrakan bahkan menegasikan nilai-nilai wahyu. Coba anda belajar lagi!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pa Iskandar sepertinya prihatin sekali dengan demokrasi! Nampak dari ulasannya yang dipaparkan pa Iskandar tentang FPI. Mestinya juga pak Iskandar belajar Filsafat! dan memahami teologi yang dianut oleh orang lain!<br />
Bagi sebagian orang demokrasi tidak memiliki nilai legitimasi teologisnya! Signifikansinya hanya untuk kepentingan kelompok! seringkali bertabrakan bahkan menegasikan nilai-nilai wahyu. Coba anda belajar lagi!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jarod</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-282</link>
		<dc:creator>jarod</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 01:13:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-282</guid>
		<description>lam kenal bos..

saya termasuk penggemar setia liputan 6 sampai sekarang.

yang saya rasakan adalah berkurangnya ketajaman analisa dalam setiap pemberitaan..

entah kenapa hal itu bisa saya rasakan.

Hanya saja, memang sepeninggal eyang karni, liputan 6 lama2 seperti lepas jati dirinya sebagai acara berita paling tajam.


tapi ini yang saya rasakan lo...


salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lam kenal bos..</p>
<p>saya termasuk penggemar setia liputan 6 sampai sekarang.</p>
<p>yang saya rasakan adalah berkurangnya ketajaman analisa dalam setiap pemberitaan..</p>
<p>entah kenapa hal itu bisa saya rasakan.</p>
<p>Hanya saja, memang sepeninggal eyang karni, liputan 6 lama2 seperti lepas jati dirinya sebagai acara berita paling tajam.</p>
<p>tapi ini yang saya rasakan lo&#8230;</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hildalexander</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-281</link>
		<dc:creator>hildalexander</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 06:44:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-281</guid>
		<description>Liputan 6 memihak siapa? hehehehe :) pertanyaannya gampang tapi susah dijawab......

Pada jaman Karni Ilyas, siaran berita SCTV jadi trend setter dan leader. Liputan 6 jadi ikon. Suksesnya Liputan 6, tak lepas dari faktor Karni Ilyas (ini menurut saya pribadi lho, mohon maaf kalo gak ada yang setuju). Saat Karni memimpin, nyaris tak ada satu pun acara berita dari stasiun tv lain yang mampu menyamai atau menyaingi Liputan 6.

Tapi, coba sekarang lihat. Sepeninggal Karni, adakah Liputan 6 menggebrak jagat pemberitaan Nasional? orang sekarang lebih suka menyaksikan TV Magazinenya Trans TV, Fakta-nya ANTV, atau Metro Realitasnya Metro TV.

Karni eksodus ke ANTV, jaringan tv milik Ical ini langsung meroket dengan live event penembakan Dr Azahari di Malang.....

Back to the topic, Liputan 6 SCTV menurut saya, telah menjelma menjadi sebuah legenda. Siapa yang dipihakinya? kalo dulu kelas menengah yang merupakan agen reformasi, demokrasi, dan transformasi, kini Liputan 6 cenderung memihak kepentingan pemodal (mohon maaf apabila ada yang tersinggung). Faktor Rosiana Silalahi, yang menurut saya hanya bagus as a journalist yang punya banyak relasi dan tidak bagus  as a leader, sedikit banyak mempengaruhi haluan Liputan 6.

Liputan 6 menjadi keropos, ditinggalkan SDM-SDMnya yang potensial..... (ini sekadar opini pribadi, sekali lagi)....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Liputan 6 memihak siapa? hehehehe <img src='http://www.semestanet.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  pertanyaannya gampang tapi susah dijawab&#8230;&#8230;</p>
<p>Pada jaman Karni Ilyas, siaran berita SCTV jadi trend setter dan leader. Liputan 6 jadi ikon. Suksesnya Liputan 6, tak lepas dari faktor Karni Ilyas (ini menurut saya pribadi lho, mohon maaf kalo gak ada yang setuju). Saat Karni memimpin, nyaris tak ada satu pun acara berita dari stasiun tv lain yang mampu menyamai atau menyaingi Liputan 6.</p>
<p>Tapi, coba sekarang lihat. Sepeninggal Karni, adakah Liputan 6 menggebrak jagat pemberitaan Nasional? orang sekarang lebih suka menyaksikan TV Magazinenya Trans TV, Fakta-nya ANTV, atau Metro Realitasnya Metro TV.</p>
<p>Karni eksodus ke ANTV, jaringan tv milik Ical ini langsung meroket dengan live event penembakan Dr Azahari di Malang&#8230;..</p>
<p>Back to the topic, Liputan 6 SCTV menurut saya, telah menjelma menjadi sebuah legenda. Siapa yang dipihakinya? kalo dulu kelas menengah yang merupakan agen reformasi, demokrasi, dan transformasi, kini Liputan 6 cenderung memihak kepentingan pemodal (mohon maaf apabila ada yang tersinggung). Faktor Rosiana Silalahi, yang menurut saya hanya bagus as a journalist yang punya banyak relasi dan tidak bagus  as a leader, sedikit banyak mempengaruhi haluan Liputan 6.</p>
<p>Liputan 6 menjadi keropos, ditinggalkan SDM-SDMnya yang potensial&#8230;.. (ini sekadar opini pribadi, sekali lagi)&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Demplon</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-280</link>
		<dc:creator>Demplon</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 11:06:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-280</guid>
		<description>Sekarang ini media juga masih di setir oleh beberapa golongan politik tertentu.
Saat kunjungan Megawati di Brebes beberapa waktu lalu, terjadi keributan yang tidak mengenakan karena ucapan Bu Mega pada seorang pengunjung. Disitu ada beberapa wartawan baik dari SCTV, Trans, Metro dan lain sebagainya. Saya yakin kalau para wartawan tersebut meliput dan menulis kejadian tersebut.
Tapi anehnya tidak ada satupun media yang berani menayangkan kejadian tersebut.

Terima Kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang ini media juga masih di setir oleh beberapa golongan politik tertentu.<br />
Saat kunjungan Megawati di Brebes beberapa waktu lalu, terjadi keributan yang tidak mengenakan karena ucapan Bu Mega pada seorang pengunjung. Disitu ada beberapa wartawan baik dari SCTV, Trans, Metro dan lain sebagainya. Saya yakin kalau para wartawan tersebut meliput dan menulis kejadian tersebut.<br />
Tapi anehnya tidak ada satupun media yang berani menayangkan kejadian tersebut.</p>
<p>Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Gusfian</title>
		<link>http://www.semestanet.com/2007/11/02/liputan-6-sctv-memihak-siapa/comment-page-1/#comment-279</link>
		<dc:creator>Gusfian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 05:32:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.semestanet.com/?p=31#comment-279</guid>
		<description>weh....... ulasan yang menarik......

hidup  penuh dengan kepentingan dan keinginan... sebenarnya seberapa cerdaskah kita bisa memanage keinginan dan kepentingan tersebut....
media masa menurut saya, termasuk SCTV di dalamnya pasti mempunyai kepentingan juga... yang penting seberpa jujurkan mereka bisa mempertahankan kepentingan mereka? dan sudahkah kepentingan itu berpihak kepada masyarakat?
menurut saya.... pasti &quot;orang&quot; lebih mementingkan &quot;kepentingan/misi&quot; nya dari pada kepentingan orang lian...

cau</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>weh&#8230;&#8230;. ulasan yang menarik&#8230;&#8230;</p>
<p>hidup  penuh dengan kepentingan dan keinginan&#8230; sebenarnya seberapa cerdaskah kita bisa memanage keinginan dan kepentingan tersebut&#8230;.<br />
media masa menurut saya, termasuk SCTV di dalamnya pasti mempunyai kepentingan juga&#8230; yang penting seberpa jujurkan mereka bisa mempertahankan kepentingan mereka? dan sudahkah kepentingan itu berpihak kepada masyarakat?<br />
menurut saya&#8230;. pasti &#8220;orang&#8221; lebih mementingkan &#8220;kepentingan/misi&#8221; nya dari pada kepentingan orang lian&#8230;</p>
<p>cau</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
